Entah kenapa tiba2 koq diriku
punya niat buat ngobrolin CINTA, (tapi
tidak termasuk karier,, tanggal keberuntungan
dan teman2nya) walaupun sebenarnya
diriku bukan pakar dalam hal ini (kayak Roy Sotoy aja jadi Pakar), mungkin
karena beberapa hari belakangan banyak temen2 yang ngobrolin masalah asmara
mereka ke Diriku, yap kalian memang salah pilih orang, kenapa cerita yang yg
beginian kepadaku, jadi maaf - maaf saja klo ide saran dan masukan yang ku
berikan sangat2 tidak bermutu, bahkan malah memperkuat hasrat untuk bunuh diri….
Jatuh Cinta emang sejuta rasanya,
ngalahin permen Nano2 yg rame rasanya ( yang klo gak salah harganya Tiga ribu
dua ratus rupiah, isi nya lima), Semua orang pasti pernah jatuh cinta, termasuk
diri saya yang hina ini, dan Bagi diriku jatuh cinta pada seorang wanita itu
adalah hal yang biasa, yang luar biasa itu kalo ada wanita yang jatuh cinta
pada diriku, kayaknya makin langka aja dan hampir gak ada
(inalilahiwainailahirojiun)
Dan berdasarkan cerita dari mereka
akhirnya sayapun mendapatkan kesimpulan tentang berbagai macam jenis Cinta, di
antaranya adalah :
1. Cinta
Mati
Bukan
cinta sama orang mati, tapi cinta sampai mati, orang yang mengalami perasaan
cinta jenis ini rela melakukan apa saja untuk bisa mendapatkan hati sang
pujaaan, melakukan apapun untuk membahagaikan Sang Bidadari.
Seperti
yang di alami oleh seorang teman saya, yang Meskipun entah sudah berapa kali
pernyataan cintanya selalu berujung dengan penolakan, baik secara Halus, kasar
bahkan sadis, namun dirinya tiada pernah berhenti berusaha untuk mencari cara2
baru yang di anggapnya lebih Jitu dengan harapan sang Pujaan berubah fikiran
atau setidaknya merasa Kasihan dan menerima Cintanya.
“Aku
mencintaimu, Sandra (Dewi). Cinta yang
nyaris memuja dan membuatku bersedia melakukan apa saja untuk membuatmu
mencitaiku, meskipun tanpa pemujaan yang
sama.
2. Cinta
tanpa mata ( Cinta Buta )
Cinta
Buta adalah sejenis Cinta di mana para penganutnya sering memakai Kaca mata
hitam saat berkencan, atau biasanya para pasangan ini sering nongkrong di
tempat2 pijat tuna netra.
Haha,
bukan ding………,
Cinta
itu Buta, begitu kata para tukang Las di Bengkel yang bijak, cinta buta adalah Cinta yang mau menerima
kekurangan pasangannya, tidak perduli dengan status social, kaya miskin, tua
muda,(asal jangan pedophile aj), Cinta yang menganggap sang pujaan begitu
sempurna, cinta yang membuat gelap mata, Cinta yang membuat kita tak lagi mendengarkan orang2 di sekitar kita
(Cinta Buta atau Cinta Budeg ya…?), “mau gimana lagi namanya juga uda Cinta”,
begitu alasan mereka yang terjebak di dalamnya.
Mungkin
batas antara cinta buta dan Cinta seJati itu sangat Tipis, tapi entahlah, diri
saya juga tiada paham, biarlah besok saya tanya dulu sama Mas Jati yang sering
nyanyiin lagunya Jamal mirdad “Kalau cinta sudah melekat, tai kambing rasa
Cokelat….”
3. Cinta
Suci
Sayangnya……,
lagi
– lagi Suci menolak Cinta saya.
4. Cinta
yang menyiksa
Jatuh
cinta biasanya membuat kita lebih bergairah dan lebih bersemangat dalam
menjalani hidup ini, tapi ternyata gak semua cinta itu indah, karena ternyata
ada juga yang menyiksa, cinta yang membuat beban hidup semakin bertambah, cinta
yang terlalu banyak menuntut, cinta yang malah bikin ribet, Cinta yang membuat
kita berharap tak pernah jatuh cinta padanya.
5. Cinta
Gila
Pastinya
semua uda tau betapa dasyhat dan hebatnya kekuatan cinta, cinta bisa bikin
orang bahagia bisa juga bikin orang terluka, bahkan ada yang rela bunuh diri
karena putus cinta, itu karena Cinta memang Gila, gak kenal Logika dan sekarang
si Cinta udah Jadi Pacarnya Rangga…..
Demikianlah beberapa definisi Cinta
menurut saya, sebenarnya masih ada lagi jenis2 yang lainya, seperti jenis
gelombang Cinta, jenis kelamin ataupun jenisillin penyembuh Luka (eh, Penisillin ding), Dan dari jenis2 cinta
tersebut, akhirnya diriku menemukan beberapa alasan kenapa sampai saat ini saya
belom punya pacar, yang pertama adalah bukan karena diriku gak laku, tapi emang
gak ada cewek yang mau aja, Hahaha…., yang kedua adalah karena saya ini orangnya
pemalu tapi sumpah gak malu2in koq ( kadang2 sih iya juga ), atau temen2 bilang
saya itu Pengecut ( emangnya cuka, penambah kecut ), ya saya emang gak pernah
punya keberanian untuk mengawali percakapan, atau mendekati wanita yang saya
Sukai, entah kenapa saya jadi takut untuk berkata – kata, takut untuk menyapa, persis lagunya Jamrud, Mungkin Butuh
kursus merangkai kata untuk bicara, beda banget kalo lagi ngobrol dengan Gadis2
yang kepadanya saya tidak punya perasaan Jatuh Cinta, seperti dengan Joko, Doni,
Fauzan dan sebagainya.
Selain itu, Saya juga merasa Perempuan2 yang saya
sukai selama ini terlalu Untouchable (
tidak tersentuh ) buat saya, diantaranya adalah karena mereka :
1. Cantik
Sebenarnya
saya bukan orang yang menilai seseorang dari fisiknya saja, paling hanya dari
wajahnya,idungnya matanya juga
senyumanya, Alamak…,
karena Cantik itu relative, jadi menurut saya para
wanita yang saya sukai itu terlalu cantik buat saya, makanya saya jadi minder
dan merasa gak Pantas hidup berdampingan dengan mereka.. Haiyah
2. Kaya, high life style
Sebagai salah
seorang mahasiswa dengan uang bulanan pas2an dan jarang gajian (Maklum pengangguran) maka saya jadi sedikit minder klo
ketemu cewek yang berasal dari keluarga berada (berada d mana..??), apa mungkin
mereka mau di ajak makan di warung
Ampera pinggir jalan, atau menghabiskan malem minggu dengan nonton Layar tancap
di temani Kacang rebus dan Jagung bakar. ( kayaknya Cuma Rita_Udien yg mau )
Memang
seharusnya saya merubah pola fikir Naif seperti di atas, karena sesungguhnya
kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa, maka sudah menjadi hak setiap manusia
juga untuk jatuh Cinta, jatuh bangun tapi
jangan sampe jatuh miskin aja.
“Dan
begitulah adanya Cinta, kata yang saya tidak pernah benar-benar bisa mendefinisikannya.
tidak pernah benar-benar bisa menerjemahkan rasanya. Tidak Pernah Benar-benar
Berani Mengucapkannya. Saya hanya bisa menyimpannya dalam hati,
dalam kamar dan dalam Kota antar provinsi ( itu trayek Bis ).”
n/b :
beberapa kata dalam alinea terakhir saya curi dari TukangKopi di kebun
sebelah…..